/ SMS / WHATSAPP : 081 222 437 888 [email protected]
Cara Merawat Genteng (Sumber: www.popeti.com)

Cara Merawat Genteng (Sumber: www.popeti.com)

Saat ini genteng tidak hanya terbuat dari tanah liat, namun dari berbagai bahan seperti keramik, beton, atau bahan metal. Bentuk genteng juga memberikan poin pada rumah, karena bentuk genteng yang besar akan menambah kesan kokoh dan tegas pada bangunan. Anda tidak perlu mengkhawatirkan budget, karena genteng berukuran besar intuk 1 m persegi emerlukan 18 biji sedangkan genteng kecil memerlukan 25 biji, jumlah genteng yang diperlukan akhirnya lebih sedikit sehingga lebih ekonomis dan juga dapat menghemat penggunakan kayu penyangga di setiap ruasnya.

Genteng dengan bahan glasir terlihat lebih menarik karena permukaan genteng terlihat menjadi lebih berkilau. Genteng dengan glasir terlihat kuat dan indah serta memiliki pori – pori yang lebih padat sehingga tidak akan bocor saat musim hujan. Namun untuk daerah tropis seperti di Indonesia, jenis genteng rumah yang paling sesuai adalah genteng keramik liat sehingga lebih tahan menghadapi perubahan suhu dan cuaca. Untuk menghindari kebocoran atau rusaknya genteng, anda dapat melakukan pemeriksaan ideal setiap 2-3 bulan sekali sehingga memperoleh indikasi kerusakan pada genteng.

Perawatan genteng dapat dilakukan melalui pengecatan ulang, jenis cat yang digunakan adalah cat khusus genteng. Sebelum melakukan pengecatan, terlebih dahulu bersihkan permukaan genteng dari kotoran dan jamur dengan menggunakan air dan sikat. Lalu lakukan pengecekan apakah genteng retak atau cacat, jika terdapat kerusakan tersebut sebaiknya genteng diganti. Beri minimal 2 lapis waterproofing sebagai cat dasar pada genteng yang berfungsi untuk partikel debu sisa pembersihan dan untuk menutup lubang pori-pori yang nantinya berpotensi rembesan. Setelah lapisan sealer kering dapat dilakukan pengecatan dengan menggunakan cat khusus genteng dengan warna yang selaras dengan warna dinding rumah. Perhatikan juga bagian ujung genteng yang diplester dengan semen atau juga sering disebut dengan daerah nok. Pasalnya bagian tersebut sering mengalami kebocoran. Semakin cepat diatasi, maka semakin murah biaya yang harus dikeluarkan.

Sumber:
http://edupaint.com/cat/teknik-aplikasi/636-read-110718-jangan-abaikan-atap-rumah-rawatlah-dia.html
http://www.popeti.com/berita/tips/4-tips-merawat-genteng-rumah-dan-tren-genteng-saat-ini/