/ SMS / WHATSAPP : 081 222 437 888 [email protected]
Tips Memilih Kaca Skylight (Sumber : Pinterest)

Tips Memilih Kaca Skylight (Sumber : Pinterest)

Kaca skylight merupakan bagian dari rumah yang sering dimanfaatkan untuk memasukkan cahaya tambahan pada ruangan yang ada di rumah. Penempatan kaca skylight biasanya pada ruangan seperti kamar mandi, kamar tidur, ruang keluarga, dan lain-lain. Atau ruangan yang memerlukan cahaya alami dimana jendela biasanya masih kurang memberikan cahaya pada ruangan.

Oleh karena itu, kaca skylight biasanya menjadi solusi untuk membuat ruangan terang pada siang hari tanpa perlu menyalakan lampu sehingga dapat menghemat penggunaan listrik. Pengaplikasian kaca skylight lebih sering berada di posisi atas atau atap dari ruangan yang mengarah langsung pada matahari, namun tidak terbatas pada penggunaan disisi lain dari sebuah ruangan. Untuk posisi kaca skylight yang berada diatas, perlu mendapat perhatian karena anda harus memilih kaca yang aman dan kuat karena kaca tersebut akan terus terpadar sinar matahari. Tempatkanlah kaca skylight pada posisi dimana sinar matahari akan masuk secara optimal kedalam ruangan dari pukul 10.00-11.00.

Aplikasikan kaca skylight pada ruang yang memiliki ukuran besar sehingga hawa panas pada ruangan akan merata, seandainya anda memutuskan untuk menempatkan kaca skylight pada ruang yang kecil maka pastikan terdapat sirkulasi udara. Kaca skylight juga perlu dilapisi dengan kaca film agar sinar matahari yang masuk ke ruangan dapat diredam panasnya. Hindari memilih kaca film yang sangat gelap karena dapat meningkatkan risiko kaca tersebut pecah. Kaca film yang ideal untuk digunakan pada kaca skylight adalah yang memiliki VLT 40 persen sehingga cahaya yang masuk menembus kaca hanya 40 oersen. Jenis kaca yang digunakan untuk skylight ada beragam, namun sebaiknya anda memilih menggunakan jenis kaca tempered yang jauh lebih aman dalam digunakan.

Kaca tempered terdiri dari dua lapis kaca yang disatukan dengan lapisan laminate dibagian tengahnya, sehingga jika lapisan kaca retak atau pecah, maka pecahan kaca tersebut tidak dapat jauh ke bawah jika posisi kaca diletakkan diatas. Anda tidak disarankan untuk menggunakan jenis kaca annealed karena jika lapisan kaca retak atau pecah maka jenis kaca ini akan membentuk serpihan-serpihan yang tajam serta dapat membahayakan tubuh manusia.

Lihat juga portfolio desain rumah kami  dengan gaya Bali modern

Sumber :
www.kacaatapdanlantai.com
www.popeti.com